kesehatan

Biar Tetap Sehat, Ini Tips Mengonsumsi Hidangan Lebaran

Makan sahur - buka puasa (iStock)

 Perayaan Idulfitri identik dengan makanan-makanan tertentu seperti opor ayam. Menurut Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi dokter Tirta Prawita Sari, hidangan Lebaran umumnya memiliki karakteristik tertentu.

Dalam diskusi daringnya beberapa waktu lalu. Tirta mengungkapkan beberapa karakteristik menu Lebaran biasanya tinggi gula, tinggi lemak jenuh dan trans, tinggi sodium, rendah serat, tinggi energi, serta rendah zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral.

Dalam siaran pers yang diterima , ditulis Minggu (24/5/2020), Tirta mengatakan bahwa menu makanan yang dihidangkan dalam perayaan Idulfitri umumnya melalui proses pengolahan yang lama dan rumit.

“Dan, setiap jenis menu menggunakan banyak bahan. Bahan yang digunakan mengandung kalori yang tinggi untuk setiap itemnya,” kata dokter spesialis gizi klinik tersebut.

Saran Mengolah Makanan

Opor Ayam Telur dan Tahu
Opor Ayam Telur dan Tahu (sumber: iStockphoto)

Maka dari itu, Tirta merekomendasikan agar proses pengolahan hidangan Lebaran untuk dibuat sederhana dan tidak boleh terlalu lama.

Contohnya, untuk memasak opor ayam, Anda bisa mengganti santan dengan susu cair, yogurt, atau produk lainnya. Selain itu, tak perlu menumis bumbu serta kurangi garam atau menggunakan garam diet. Tirta juga menyarankan untuk membuang kulit ayam.

“Jika masih menggunakan santan, pisahkan santan. Beri satu atau dua sendok makan ke dalam piring sebelum makan,” ujarnya.

Untuk minuman, disarankan menghindari sirup atau minuman bersoda. Anda bisa menggunakan teh manis stevia untuk dihidangkan.

Tirta mengatakan bahwa tidak perlu memasak menu Lebaran secara berlebihan. Cukupkan hanya untuk satu hari saja. Ia berpesan untuk tidak memanasi makanan berulang-ulang.

Sementara untuk kue-kue Lebaran, Tirta merekomendasikan untuk menyimpan makanan tersebut di lemari dan mengeluarkan beberapa dalam toples kecil untuk dihidangkan. Ambil saja secukupnya.

“Maksimal tiga jenis kukis dan satu buah per hari,” ujarnya.

Tidak lupa juga, Tirta meminta masyarakat untuk tetap mengonsumsi makanan seperti buah dan sayur, serta banyak minum air putih.

Leave a Reply